Selasa, 16 Juni 2020

pemanfaatan media pembelajaran selama COVID 19




Slogan untuk guru yang sering di dengar “Guru itu Digugu dan Ditiru”. Hal tersebut menjadi landasan bagi guru dalam menjalankan kewajibannya. Guru merupakan orang tua kedua siswa, ruang kelas menjadi rumah kedua bagi mereka. Kurang lebih hampir 8 jam waktu siswa dihabiskan di lingkungan sekolah. Berprofesi sebagai guru berarti harus mampu berdedikasi yang tinggi.



Itulah yang terus terfikir dalam pikiran, ketika saya resmi menjadi guru. Berbagai kisah ruang kelas pun mulai membuat cerita masing-masing. Setiap kelas yang kurang lebih terdapat 35 hingga 36 siswa. Berbagai macam karakter berkumpul dalam ruangan yang berukuran 9m x 8m.


Proses pembelajaran diawali dengan penyampaian materi yang dipelajari kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab bagian yang kurang dipahami. Tak dapat dipungkiri, pecahnya konsentrasi siswa pasti akan terjadi di tengah berlangsungnya kondisi pembelajaran. Hal ini, menandakan siswa mulai jenuh dengan situasi, hal ini juga didukung oleh berbagai teori bahwa siswa hanya mampu berkonsentrasi 20 menit pertama, selanjutnya butuh istirahat.

Biasanya setelah 20 menit pertama, saya mengajak siswa untuk bermain Game seperti metode Snowball Throwing yang disesuaikan dengan materi yang sedang dipelajari dan menyisipkan pertanyaan ringan yang mungkin berkaitan dengan materi agama, sosial ataupun IPA agar terkesan tidak monoton sebagai pencair suasana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

materi matematika

pahamilah materi berikut! Pahamilah pembahasan soal berikut!

Cari Blog Ini